Mioma Uteri Gejala Klinis

Mioma Uteri Gejala Klinis – Penyakit miom adalah bentuk pertumbuhan yang terjadi didalam atau juga pada daerah sekitar uterus yang tidak beresiko menyebabkan penyakit kanker atau tidak bersifat ganas. Penyakit miom uteri yang dikenal juga dengan mioma, uteri fibroid, atau juga leiomioma. Mioma uteri yang asalnya dari sel otot rahim yang tumbuh dengan tidak normal. dan pertumbuhan inilah yang selanjutnya akan beresiko menjadi pembentukan tumor jinak.

Mioma Uteri Gejala Klinis

Mioma Uteri Gejala Klinis

Mioma Uteri Gejala Klinis

Dan sekitar 75 persen wanita yang mengalami mioma uteri gejala klinis. Kadang kondisi seperti ini banyak tidak diketahui oleh sebagian wanita yang mengalaminya akibat gejala yang tidak terlihat secara khas. Dan jika memang ada mioma uteri gejala klinis, maka biasanya gejala yang bisa muncul adalah :

  1. Mioma uteri gejala klinis ditandai dengan menstruasi yang sakit dan juga berlebihan.
  2. Rasa sakit yang muncul dibagian perut dan juga pada bagian punggung bawah
  3. Munculnya ketidaknyamanan, bahkan muncul rasa sakit disaat sedang melakukan hubungan seksual.
  4. Buang air kecil yang sering
  5. Mengalami susah bab atau konstipasi
  6. Keguguran, mengalami kemandulan, dan bisa beresiko menyebabkan masalah pada kehamilan namun untuk kondisi ini masih jarang terjadi.

Ukuran dari mioma uteri gejala klinis biasanya bervariasi pada setiap wanita. Ada yang ukurannya sekecil biji danj uga ada yang ukurannya besar sehingga beresiko membuat rahim mengalami pembesaran. Mioma uteri gejala klinis yang mucnul kemungkinan hanya satu atau bahkan bisa terdiri dari beberapa secara sekaligus.

Dibawah ini adalah jenis mioma uteri yang dibedakan berdasarkan dari lokasi pertumbuhan mioma adalah :

  1. Firoid intramural untuk jenis mioma uteri yang satu ini terletak diantara jaringan darii otot rahim, dan lokasi umum dari terjadinya pembentukan miom.
  2. Fibroid subserous atau jenis mioma uteri yang muncul dibagian luar dinding rahim, ke rongga panggul. Sedangkan untuk jenis mioma yang satu ini bisa menjadi semakin besar.
  3. Fibroid submucous merupakan mioma uteri yang tumbuh pada lapisan otot dibagian dalam dari dinding rahim.

Sampai saat ini penyebab dari mioma uteri masih belum diketahui secara pasti. Dan kemunculan dari kondisi ini dihubungkan dengan hormon estrogen yakni hormon reproduksi yang dihasilkan dari indung telur. Biasanya mioma uteri menyerang usia antara 30-50 tahun. dan setelah mereka mengalami masa menopause, maka mioma uteri akan muncul lebih kecil akibat adanya penurunan dari kadar estrogen didalam tubuh.

Mioma uteri gejala klinis juga bisa menyerang wanita yang mempunyai masalah obesitas atau berat badan berlebih. Dengan berat badan yang meningkat, maka hormon estrogen yang ada didalam tubuh juga akan semakin meningkat. Dan selain itu juga faktor genetik atau keturunan yang berperan besar dari terjadinya kasus mioma uteri. Dan wanita yang mempunyai ibu atau saudra perempuan yang sebelumnya pernah mengalami penyakit mioma, maka akan cenderung berpotensi besar mioma uteri juga.

Untuk beberapa faktor lainnya yang dapat meningkatkan peluang dari kemunculan mioma adalah akibat menstruasi yang terjadi di usia terlalu dini, selain itu mengonsumsi daging merah lebih besar daripada makanan seperti sayuran dan buah-buahan, dan minum-minuman yang mengandung alkohol didalamnya. Resiko mengenai wanita yang mengalami miom biasanya akan menurun jika seorang wanita sudah melahirkan anak. Dan dari resiko yang semakin kecil jika mereka mempunyai banyak anak.

Diagnosis yang ditegakkan pada kasus mioma uteri gekala klinis biasanya dilakukan secara tidak sengaja disaat Anda sedang melakukan pemeriksaan genikologi. Dan selain itu juga disaat Anda melakukan tes, atau juga tes pencitraan tertentu. Hal ini bisa saja terjadi karena mioma uteri bisa tidak menyebabkan gejala atau tanda sama sekali. Dan jika Anda mengalami beberapa gejala klinis yang berasal dari pertumbuhan miom, dan biasanya berlangsungnya dalam waktu yang cukup lama. Maka  ketahuilah penyebabnya dengan segera. Biasanya yang dilakukan dokter adalah menjalani langkah atau tes pemindaian USG untuk bisa memastikan mengenai diagnosisnya atau juga mencari tahu penyebab dari gejala muncul.

Walaupun mioma uteri jarang menimbulkan terjadinya komplikasi yang berat, ada suatu kondisi yang penyebabnya akan mengganggu kesehatan Anda. Dan komplikasi yang biasanya terjadi tergantung dari gejala yang muncul, letak, dan juga ukuran miom yang terdapat pada tubuh Anda. Kemungkinan komplikasi yang bisa terjadi adalah :

  1. Penyakit anemia defisiensi besi adalah suatu bentuk pendarahan yang berlebihan yang disebabkan karena miom bisa mengakibatkan anemia difiesiensi besi. Dan suplemen dari zat besi dapat diminum agar bisa menggantikan darah yang keluar disaat Anda mengalami menstruasi.
  2. Kemandulan
    Jika ukuran miom sudah sangat besar, maka bisa berpotensi menyebabkan sel telur terhalang untuk bisa melakukan pembuahan dan juga menempel di dinding rahim dan selain itu juga akan menghalangi sel sperma sehingga tidak dapat mencapai ke sel telur. Tetapi untuk kondisi seperti ini biasanya jarang terjadi.
  3. Gangguan saat hamil yang bisa menyebabkan gangguan perkembangan pada janin dan menyulitkan proses persalinan. Kelahiran yang terjadi secara prematur juga bisa saja terjadi.

Mioma Uteri Gejala Klinis

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Mioma dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnyajelly-gamat-luxor

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Mioma Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Mioma Uteri and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.