Mioma Uteri pada Kehamilan

Mioma Uteri pada Kehamilan – Kasus penyakit mioma uteri yang terjadi di Indonesia mencapai 2,39-11,7% untuk semua pasien yang dirawat dirumah sakit. Untuk jenis penyakit mioma 3-9 kali lebih besar terjadi pada wanita kulit hitam, dibandingkan dengan mereka yang kulit putih. Dan menurut data statistik menunjukan sekitar 60% mioma uteri yang terjadi pada wanita yang belum pernah hamil atau juga pada masa kehamilan mencapai 1 kali lipat. Penyakit mioma uteri merupakan enyakit tumor jinak yang terletak pada dinding rahim. Istilah lain dari penyakit ini adalah myom, tumor otot rahim atau juga tumor fibroid, karena memang asalnya dari sel jaringan fibro.

Mioma Uteri pada Kehamilan

Mioma Uteri pada Kehamilan

Penyakit Mioma Uteri

Jumlah dari penderita penyakit mioma uteri hingga saat ini masih belum diketahui secara jelas, karena memang banyak yang tidak merasakan gejala atau keluhan sehingga tidak segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Namun diperkirakan terjadi sekitar 20-30% dari wanita yang usianya berada diatas 35 tahun. Di awal mula penyakit mioma uteri yang berasal dari otot polos rahim. Sebuah teori yang menyimpulkan jika pertumbuhan penyakit tumor disebabkan oleh munculnya rangsangan dari hormon estrogen. Dan di jaringan mioma, jumlah dari reseptor estrogen yang jauh lebih tinggi daripada jaringan otot kandungan yang ada disekitarnya. Penyakit mioma uteri sendiri biasanya sering mucnul lebih cepat daripada kehamilan dan biasanya akan berkurang seiring dengan sesudah masa menopause wanita.

Mioma uteri pada kehamilan merupakan salah satu kasus yang sudah banyak ditemukan, karena biasanya mioma akan terdeteksi jika sudah dalamkondisi hamil. Dan mioma uteri pada kehamilan yang memiliki penyakit miom yang akan berpengaruh karena tingginya hormon estrogen kehamilan sehingga akan membuat penyakit mioma uteri pada kehamilan semakin berkembang lebih cepat lagi, dan selain itu vaskularisasi ke uterus yang juga akan semakin bertambah.

Bahaya dari mioma uteri pada kehamilan adalah :

  1. Gangguan yang terjadi pada tumbuh kembang janin didalam rahim dan bisa beresiko menimbulkan keguguran atau abortus, persalinan dari prematuritas IUGR, dan juga kelainan dari letak janin yang ada didalam rahim.
  2. Inpartu bisa menimbulkan terjadinya gangguan kontraksi, atau juga terjadi suatu gangguan pada perjalanan proses persalinan normal sehingga akan membutuhkan tindakan operasi.
  3. Postpartum yang bisa terjasi seperti atonia uteri serta pendarahan. Red degenerasi karena adanya suatu gangguan dari aliran darah vena yang bisa menimbulkan kondisi akut aabdomen dan juga membutuhkan tindakan operasi.

Gejala yang kemungkinan muncul mioma uteri pada kehamilan adalah :

  1. Pendarahan
  2. Sakit kepala
  3. Tekanan darah tinggi
  4. Sakit hebat pada daerah abdoomeinalvikum
  5. Muntah yang berlebihan di masa kehamilan’disuria
  6. Menggigil dan juga demam
  7. Ketuban pecah dini
  8. Uterus yang semakin lebih besar serta lebih kecil dari usia kehamilan yang sebenarnya.

Mioma uteri pada kehamilan akan menimbulkan dampak yang akan memperparah mioma uteri. Mioma uteri pada kehamilan biasanya cenderung mengalami pembesaran dan akan memunculkan terjadinya perubahan dari tumor yang pada akhirnya akan berdampak pendarahan didalam tumor. Sehingga hal ini akan menimbulkan rasa sakit. Dan selain itu juga di masa kehamilan, tangkai tumor yang akan terus berputar.

Jika ukuran tumor kecil dan juga tidak besar, maka penanganan yang dilakukan adalah cukup dengan melakukan pemeriksaan secara teratur paling tidak 3-6 bulan sekali. Dan pengecilan dari tumor sementara dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan sejenis GnRH analoh. Mioma uteri pada kehamilan biasanya mempunyai lapisan kapsul yang tegas, yang bisa dipisahkan atau juga bisa dikupas pada massa tumornya. Dan jika memang muncul suatu komplikasi, maka akan menimbulkan suatu pendarahan, dan hal ini harus diberikan transfusi darah serta obat untuk membantu menghilangkan rasa nyeri. Selain itu juga tindakan operasi yang dilakukan jika penyakit tumor mengalami pembesaran, dan jika muncul suatu gejala penekanan serta nyeri dan pendarahan yang berkepanjangan.

Operasi pembedahan yang dilakukan dengan tindakan histerektomi atau pengangkatan kandungan. Jika memang Anda tidak ada rencana untuk hamil lagi, atau miomektomi atau mengangkat miom saja di usia reproduksi atau masih rencana kehamilan. Dan jika massa tumor besar atau juga bentuknya luas, maka kadang tidak memungkinkan dilakukan suatu pengangkatan massa tumor, sehingga tetap harus dilakukan histerektomi.

Sedangkan untuk pengobatan miom uteri secara uum biasanya tergantung dari fungsi kesuburan apakah masih dibutuhkan atau juga tidak. Dan ukuran dari mioma uteri, serta keluhan atau gejala yang muncul dan lokasi dimana letak mioma uteri. Pengobatan mioma uteri yang secara umum terdapat berbagai macam, yang pertama adalah dengan melakukan ekspektatif atau mengunggu, operasi, medikamentosa atau pemberian obat.

Sebaiknya untuk penderita penyakit mioma uteri tidak mengonsumsi daging merah, karena daging merah akan berpotensi besar dari terjadinya penyakit mioma uteri. Oleh sebab itulah sebaiknya konsumsi banyak sayuran dan juga buah-buahan. Dan Anda juga tidak harus menjadi seorang vegetarian, tetapi meningkatkan asupan dari buah-buahan serta sayuran yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup Anda.

Itulah informasi mengenai penyakit mioma uteri pada kehamilan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Terimakasih.

Mioma Uteri pada Kehamilan

———————————————————————–

CARA PEMESANAN JELI GAMAT LUXOR

Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Mioma dan Tumor Serta Membantu Proses Penyembuhan Bagi Penyakit Kronis Lainnyajelly-gamat-luxor

1 Botol Jeli Gamat Luxor Isi 350 ml = Rp.265.000,-

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-8272-6096, tuliskan : Pesan Obat Kista Mioma Jeli Gamat Luxor, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap ( untuk menentukan ongkos kirim )


=====================================

>>> Obat Herbal Alami Untuk Mengobati Penyakit Kista, Miom dan Tumor, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Mioma Uteri and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *